Ngudari Ruwet Renteng

Mencoba memahami kepribadian

Mengubur Cita-Cita,Hadirkan Harapan dan Kemajuan


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Apa cita-cita anda sewaktu ditanya disaat sekolah dasar dulu ?? Pilot ?? Polisi ?? TNI ??

Cita-cita mulia yang mungkin hanya sebagian kecil orang bisa mewujudkannya ketika ia tumbuh dewasa.Sama seperti anda yang membaca tulisan ini,dahulu saat masih SD,saya begitu semangat ketika ditanya apa cita-citamu ?.Seiring berjalannya usia dan pemahaman,cita-cita saya selalu berubah-ubah dari waktu ke waktu,saat duduk di bangku kelas 2 SD saya bercita-cita menjadi Polisi,keinginan itu berubah ketika kelas 4 SD saat saya ingin menjadi guru.Tak lama setelah itu,cita-cita saya ingin menjadi anggota TNI ketika kelas 6 SD,di bangku SMP saya kembali merasakan naluri saya untuk menjadi guru,entah senang dengan profesi yang satu ini atau mungkin senang jika diusia dewasa nanti saya bisa melihat anak-anak sekolah bermain,bersenda gurau,dan belajar.

Yap,fase galau anak-anak itu mungkin akan terus terjadi selama waktu sekolah,mereka ditanyai tentang cita-cita yang harusnya bukan sekedar ditanayai tapi juga diarahkan *sok tau*.Dalam masa sekolah,mungkin cita-cita adalah penyemangat serta jalur pengarah bagi kelanjutan masa depan mereka,namun menurut saya cita-cita bukanlah satu hal yang harus diwujudkan tapi harus dikejar dan diusahakan.Mempunyai cita-cita tinggi namun tidak berusaha sama saja bohong,kalo ingin masuk perguruan tinggi yang Elite ya harus memperbaiki nilai di masa SMA,kalo dari SMA aja males mau jadi apa nanti ?

Lagi dan lagi terwujudnya cita-cita harus didukung berbagai faktor selain kegigihan dalam berusaha.Bekal kemampuan,memiliki kemauan dibumbui keberuntungan bisa menjadi sajian terbaik meraih apa yang dahulu dicita-citakan.Lalu apakah anda dahulu memiliki dan mengerjakan itu semua hingga cita-cita anda dahulu terwujud di masa kini ? Tak semua orang beruntung dan mapan dengan apa yang dicita-citakannya,bahkan sebagian besar orang justru jauh lebih hebat dan mapan jauh dari yang dicita-citakannya.Nah,bagaimana dengan saya ??

Apakah terwujud cita-cita saya ?? yap,sama dengan apa yang anda pikirkan,sampai saat ini saya belum meraih cita-cita saya,bahkan saya belum menentukan ingin menjadi apa,padahal usia saya saat ini sudah mencapai

Cita-cita yang kau kejar ada diujung tangga bagian atas,Tetapi jangan sampai engkau terlena akan kenikmatan selama perjalanan.

Cita-cita yang kau kejar ada diujung tangga bagian atas,Tetapi jangan sampai engkau terlena akan kenikmatan selama perjalanan.

angka 20 tahun.Usia yang ideal untuk merancang masa depan,usia yang ideal untuk mengusahakan memperbaiki apa yang dulu menjadi beban untuk saya.

7 Januari 2013,usai sholat Dhuhur di masjid Al-Mujahidin Pamulang,sebuah gagasan sekaligus mungkin akan menjadi cita-cita dan harapan untuk saya wujudkan nanti disaat yang Allah sudah tentukan.Cita-cita saya saat ini tidak terlalu muluk,kalau sesuai rencana dan Allah mengizinkan,pada tahun ajaran 2013/2014 nanti saya akan mendaftarkan diri untuk memasuki dunia perkuliahan.Yap,dunia baru yang akan saya jalani disaat di sisi lain saya harus bekerja menjadi OB disalah satu perusahaan swasta yang bergerak di bidang kesehatan.Dalam fikiran saya sudah tergambar rencana panjang jika nantinya saya sudah lulus menjadi sarjana informatika {ya,jurusan teknik informatika adalah jurusan yang saya pilih jika nantinya sudah masuk kuliah}.

Seperti layaknya pendapat orang awam-Kuliah-lulus kuliah,menikah-sukses,saya juga bakal ngerancang mimpi saya mulai saat ini.Ini dia rincian mimpi dan target saya nanti,

  1. Lulus kuliah adalah fase membanggakan dalam hidup seseorang,karena berarti orang tersebut telah mencapai level pendidikan tertinggi dalam hidupnya,dan berikutnya saya akan menuliskan nama saya sebagai orang beruntung yang meraihnya dengan usaha,kerja keras dan doa.
  2. Menikah adalah rencana yang saya gambarkan berikutnya,meskipun kata pak ustadz rezeki,jodoh dan maut tak dapat diramalkan kapan datangnya.Jikalau nantinya dalam tenggang masa kuliah saya Allah telah mengirimkan jodoh,maka saya akan melaksanakan amanah Allah.
  3. Jika rezeki dari Allah datang dalam jumlah yang mencukupi {kata orang,kalo sudah menikah maka rezeki akan berlipat},nantinya saya akan membeli beberapa buah Personal Computer (PC) yang nantinya akan saya pergunakan untuk mengajarkan anak-anak di kampung halaman saya agar tidak ketinggalan zaman (baca: gaptek).Dikarenakan sat ini teknologi menjadi bagian dari kehidupan,maka saya tidak mau melihat generasi muda di kampung halaman saya nantinya tidak lebih hebat dari saya *narsis*
  4. Selain di bidang teknologi dan informatika,saat ini saya juga sedang mendalami ilmu bermusik,yang saya tahu suatu saat akan bermanfaat.Selain kecanggihan teknologi,musik adalah bidang yang mempunyai daya tarik kuat dimata remaja.Jadi,saya ingin memanfatkannya untuk mengembangkan bakat-bakat terpendam anak kampung yang mungkin suatu saat nanti akan sukses.
  5. Bidang formal dan seni menjadi fokus utama saya jika suatu saat nanti pulang kampung dan bekerja disana,namun hal itu tidak akan melupakan saya terhadap bidang agama guna mengimbangi kebutuhan rohani anak-anak yang butuh pengajaran.Paradigma dalam pendidikan di desa saat ini masih berbasis dan berakar pada agama,sehebat apapun seorang anak saat di sekolah formal,tapi jika ia tidak bisa mengaji dan membaca Al-Qur’an ia bisa tersisih dan dikucilkan dari lingkungannya.Oleh karena itu,saat ini saya juga sedang belajar lebih dalam tentang ilmu agama,namun bukan hanya belajar tetapi juga melaksanakannya.

Saya rasa,untuk waktu terdekat ini itulah beberapa hal yang ingin saya kejar dan saya impikan.So,mulai dari pertama saya ngrancang draft tulisan ini saya mencoba untuk mulai mendaki jalan kesuksesan dan cita-cita saya.Mengenai jalan terjal yang siap menghadang,saya kira saya mempunyai orang-orang hebat yang siap mendukung dan membantu mewujudkan mimpi saya.Kekhawatiran,Kekhawatiran,rasa takut akan coba saya samarkan agar tidak menjadi gambar utama dalam harapan saya.

Jadi,apa yang bapak,om,Ibu,Tante,Kakak,Adek,Bro,Mbak,kang,impikan dan ingin wujudkan dalam waktu dekat ini ??

Wassalamualaikum waarahmatullahi wabarakatuh

Aa Pratama

21 comments on “Mengubur Cita-Cita,Hadirkan Harapan dan Kemajuan

  1. rowmanisme
    10 Januari 2013

    Iya ya, koq baru “ngeh” saya
    #bodohnya saya :-D

  2. danirachmat
    11 Januari 2013

    financially independent Mbah. Itu yang sayah cita-citakan, :D

    • mbaheariel
      20 Januari 2013

      semoga sukses dengan apa yang dicita-citakan yah kang dani

  3. Awan
    20 Januari 2013

    Merancang impian seperti ini sangat penting, spy kita bisa memacu langkah untuk kian dekat meraih cita2…. semoga sgl impian Mas Andik semuanya berjalan lancar dan cpt terwujud… Aamiin :)

    Pengen punya rumah sendiri dan nikah… doain ya Mas :)

    • mbaheariel
      21 Januari 2013

      aamiin mas,,
      semoga apapun yang kita cita-citakan akan membawa suatu manfaat bagi orang lain.

  4. rusydi
    21 Januari 2013

    itu pertanyaan yang biasa saya tanyakan ke murid2 di semester awal. sesi memetakan kemampuan siswa, sesinya FDG. dulu belajar pas jadi aktivis PII

  5. bpunkferdinand
    26 Januari 2013

    Selamat ya mas… masih muda tapi udah mau merancang cita-cita.. Emang harus dimulai dari usia sedini mungkin. Dan kalo udah ada list seperti ini, tinggal fokus dan pantang menyerah untuk mencapainya… Semoga semua cita-cita mulia ini bisa tercapai…

    • mbaheariel
      27 Januari 2013

      yap,begitulah om,,
      sekarang ini masih berusaha,minta doanya saja semoga cepat terwujud,,aamiin

  6. niee
    2 Februari 2013

    semoga bisa terlaksana semua cita-citanya yak.

    kalau aku cita-cita sekarang tetep senang-senang dan bisa menghasilkan uang, hehehehe *maunya*

    • mbaheariel
      2 Februari 2013

      aamiin,,semoga saja tante.
      boleh donk ngikut seneng-senengnya,btw ini ceritanya menghasilkan uang dari blog yak ??

  7. ndop
    15 Februari 2013

    Cita-cita saya adalah seharian nanti saya bisa melakukan aktifitas dengan sebaik baiknya..

  8. joogja circles
    15 Februari 2013

    Cita-citaku dulu ingin jadi Tentara, namun apa daya, badan ini tak kuasa menjadi tentara dan akhirnya jadi tenaga kesehatan saja. :)

    Salam kenal mas…

    • mbaheariel
      6 Maret 2013

      Mungkin itu jalan yang lebih baik yang diberikan Tuhan,mas *sok tau*

  9. Anang Dwijo Suryanto
    8 Maret 2013

    Doa Pak Anang Insya Allah menyertai langkah kesuksesanmu anak-ku .. kejar terus. Gapai dia, yg tak pernah akan menghampirimu, tanpa keuletan & katabahan ikhtiar & doa mu utk menggapainya. Pak Anang pingin sekali mengkursuskan “gitar” anak saya pada Anto, jika nanti kembali Balongrejo. Berapa tahun lagi ya. Sekarang anak saya baru kelas 1 SD.

    • mbaheariel
      10 Maret 2013

      terima kasih pak atas doa dan dukungannya !!
      hehe,belajar gitar itu cuma sebagai pelarian positif bagi saya dan nantinya bagi anak-anak muda yang yang masih mempunyai energi yang berlimpah dan semangat yang lagi kenceng-kencengnya.Jangan sampailah nantinya wilayah kita menjadi pasar “gelap” !!

  10. sakura suri
    7 Mei 2013

    mau punya tab ahhhh
    trus mau lulussss tahun ini.
    trus dapet kerja
    Aamiin :)

  11. Ni Made Sri Andani
    8 Juni 2013

    Semoga sukses dengan impiannya ya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 9 Januari 2013 by in artikel, Keluarga, Mimpi, Psikologi and tagged , , , , , , , , , .
%d blogger menyukai ini: