Ngudari Ruwet Renteng

Mencoba memahami kepribadian

MEROKOKLAH DENGAN TERTIB !!


Loh,,kok disuruh merokok ???

Past itu yang ada dipikiran kalian waktu nge-baca judul tulisan ini,eeeiiitss,jangan salah sangka dulu.Baca dulu tulisannya baru komen.

Lagi dan lagi,untuk kesekian kalinya gue nulis tentang rokok,bahkan beberapa hari sebelum tulisan ini gue publish,gue udah nulis dengan tema rokok.Sejujurnya gue nggak terlalu punya masalah secara personal dengan para perokok,tapi karena terinspirasi oleh iklan di salah satu stasiun televisi,akhirnya gue buat tulisan ini.Tapi dengan terbitnya tulisan ini,bukan berarti gue mendukung dibebaskannya merokok tanpa peduli dengan keadaan sekitar.Tapi gue mau tulisan ini jadi pemacu buat para perokok agar lebih menghargai orang-orang disekitarnya.

Udah banyak peringatan larangan merokok di beberapa tempat,utamanya area publik seperti halte,rumah sakit,kantor institusi ataupun tempat yang memiliki ruangan ber-AC.Tapi kayaknya peringatan yang berupa tulisan NO SMOKING !!,Dilarang Merokok,ataupun dengan tulisan sejenisnya nampak tak berpengaruh dan tak dipedulikan oleh perokok.Dengan enaknya dan santainya mereka tetap saja menebar asap untuk dinikmati orang lain,padahal ada beberapa orang yang merasa terganggu dengan adanya perokok di area publik.Larangan dengan diterbitkannya Peraturan Daerah (Perda) di daerah DKI,Fatwa haram oleh MUI,ataupun kampanye anti asap rokok nampaknya juga gagal membuahkan hasil.Kalau ditilik dari kondisi masyarakat kita,menghapuskan rokok bisa berdampak pada kelangsungan kehidupan beberapa golongan.Pekerja pada pabrik rokok,pedagang rokok,petani tembakau adalah beberapa golongan yang akan menerima dampak terbesar dengan penghapusan rokok dengan penutupan pabrik rokok.Pemerintahpun tak kunjung menemukan solusi jitu guna mengatasi permasalahan rokok,disaat pemerintah mencari solusi mengatasi rokok,disaat yang sama lahirlah generasi-generasi perokok baru dengan seragam.

Faktanya,saat ini rokok juga telah memasuki lingkungan sekolah sebagai tempat berkembangbiaknya.Tak hanya guru,bahkan murid-murid dengan seragam abu-abu juga mulai menjadikan rokok sebagai teman dikala bel pulang sekolah berbunyi.Yang bikin gue heran,di daerah tempat gue tinggal saat ini yakni di daerah Pamulang,Tangerang Selatan,tampaknya fenomena perokok berseragam ini cenderung dibiarkan,yaa meskipun menurut gue kalo merokok diluar lingkungan sekolah itu tidak melanggar peraturan sekolah,paling nggak harusnya ada pencegahan,baik dari lingkungan sekolah maupun dari pihak orangtua.Dan kitapun tak bisa sepenuhnya menyalahkan orangtua,penidik di sekolah ataupun si anak,tapi cobalah pahami bagaimana keadaan lingkungan si anak perokok.

Sebetulnya gue juga cukup kewalahan dengan aksi perokok ditempat(mess) gue,padahal udah ada peringatan kayak gini

 

 

 

 

tetep aja kagak digubris.Yang lebih bikin kesel gue adalah alih fungsi beberapa benda yang tidak semestinya.Coba ente liat gambar dibawah ini.

 

 

 

 

 

 

 

 

Gelas yang semestinya adalah tempat untuk menikmati kopi hangat dikala hujan,eh malah berubah jadi asbak.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kalo gambar yang satu ini beda lagi,coba ente liat mangkok yang dibawah kursi,kalo di zoom ni hasilnya,

 

 

 

 

 

 

 

 

Yap,lagi-lagi bukan asbak yang semestinya.Tampaknya hal yang tepat untuk mengatasi hal ini bukanlah dengan peraturan,tapi yang diperlukan hanyalah mengatur agar perokok-perokok ini tertib.Baik tertib akan kegiatan merokoknya maupun tertib dalam penggunaan serta pembuangan limbah rokok mereka.

 

13 comments on “MEROKOKLAH DENGAN TERTIB !!

  1. rowmanisme
    23 Maret 2012

    Saya sebagai perokok tadinya tersanjung baca judulnya :-)
    Tapi saya gak pernah koq menyalahgunakan barang kayak gitu, saya berusaha untuk elegan, saya selalu pergi ke smoking area untuk merokok, tidak pernah di rumah….

    • mbaheariel
      24 Maret 2012

      waduh,,maaf nih om kalau menyinggung,,,
      sebenarnya saya juga nggak masalah dengan orang-orang yang merokok,tapi yah begitulah orang-orang disekitar saya,,udah merokok,sembarangan pula,

  2. mobil butut
    23 Maret 2012

    ketika “Tuhan 9 cm” sudah merasuk ke jiwa, orang lain kena getahnya.

    • mbaheariel
      24 Maret 2012

      yap,,,meskipun kita nggak makan nagka,tapi ikut kena getah,hehehe

  3. dian
    21 April 2012

    Jeli juga nih penulis, saya juga pernah (sering) mergokin orang merokok di dekat tulisan No smoking, di stasiun kereta misalnya, pinginya juga motret tapi saya rasa memang cara lebih kreatif untuk ‘pelarangan’ ini..Semoga budaya menghargai dan mematuhi akan lebih baik di negeri ini.

    • mbaheariel
      24 April 2012

      saya rasa,apa yang mereka lakukan sebenarnya cuma pelarian dari kurang adanya ruang publik yang disediakan untuk perokok

  4. sakura suri
    24 April 2012

    udah ngerokok, nggak tertib pula…
    mending nggak usah ngerokok aja deh ya..
    hehe

    • mbaheariel
      25 April 2012

      Lebih baik perokok tertib dan tau aturan,,,hehehe
      #Maunya

  5. danirachmat
    21 Juli 2012

    Kalo soal perokok mah, sok atuh. Silahkan ngerokok, selama nggak ajak-ahak saya :D

  6. Asfia
    6 Agustus 2012

    kunjungan balik nih :)
    ih..jijik banget ya mangkok n gelasnya jadi asbak gtu..
    saya sangat anti rokok.. ganggu bgt di pernapasan. mudah2an kedepan mereka merokok dengan tertib ya, jadi ga ganggu kenyamanan orang lain.

    • mbaheariel
      10 Agustus 2012

      harapan saya sih juga begitu mbak !!
      semoga para perokok ini bisa lebih sadar dan tertib,,

  7. ohputra
    27 Agustus 2012

    wah iya gan hampir mirip hahaha

    kunjungi postingan lainnya di http://ohputra0.blogdetik.com y gan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 22 Maret 2012 by in artikel, Profil and tagged , , , , , .
%d blogger menyukai ini: