Ngudari Ruwet Renteng

Mencoba memahami kepribadian

Menyambut Ramadhan


 

Seminggu diakhir bulan Sya’ban (menuju Ramadhan) saya mendapat satu hadiah yang tidak saya nantikan (nggak usah heran!!!).Bukan seikat bunga atau puisi juga kalung hati (halah nyontek lagunya JAMRUD,,,) ,saya dapat kiriman pesan yang singkat dan padat (tapi bukan sms).Salah seorang teman (sebenernya lebih pantas disebut Om buat saya) memberitahu saya kalau ia kembali memeasuki “jalan” Sastra.Terus apa hubungannya sama saya??? (halah,,,pokoknya ada lah hubungannya,nggak usah banyak nanya!!),kembalinya ia ke dunia sastra merupakan berkah buat saya (kok bisa??),karena ia setuju untuk menyumbangkan beberapa karyanya sebagai posting di blog saya.Dia memang bukan sastrawan kondang,Da’i sejuta umat,ataupun politisi dengan sejuta kata-kata manisnya.Tapi,ia cukup bisa mengungkapkan apa yang dirasakannya lewat puisi garapannya.Berikut beberapa pesan yang disampaikannya kepada saya beberapa waktu lalu.Ia bilang “ikut-ikutanlah nyambut bulan suci Ramadhan”.

Berjuang runtuhkan hawa nafsu

                Hingga menembus batas menuju kehidupan yang hakiki

                Melihat Keatas,,,

                Memperoleh semangat untuk maju

                (kalo orang lain bisa,kenapa kita nggak !!)

                Melihat kebawah,,,

                Bersyukur atas semua yang kita miliki

                (Lihatlah,masih banyak orang yang lebih susah daripada kita)

                Melihat kesamping,,,

                (Bersama kita bisa,bersama kita arungi hidup ini)

                Melihat kebelakang,,,

                Pengalaman adalah sebuah hal yang sangat berharga

                (Jadikanlah pengalaman sebagai guru,niscaya kita tidak akan jatuh kedalam lubang yang sama)

                Melihat kedalam,,,

                Introspeksi diri

                (Sudah lebih baikkah diri kita)

                Melihat kedepan,,,

                Untuk jadi lebih baik

                (Masa depan yang lebih baik menanti kita,kalau kita mau berusaha)

 

Sebuah pesan singkat yang membuat saya salt,penggalan tiap kalimatnya singkat tapi mempunyai arah dan tujuan.Berikan pesan alau ia tak berlisan.Beri nasihat walau mereka hanya dalam bentuk kalimat.Dan diakhir pesan tersebut masih ada satu yang ketinggalan katanya,,

 

                “Le,,,lak arep nyabrang ojo lingak-linguk,,,

                  Cukup nengok kanan kiri wae

                  Gak usah ngarep,ngguri opo maneh ngisor nduwur” (dalam bahasa jawa)

                  Hahaha…..

Berikut transliterasinya :

                “Nak,,,kalau mau menyeberang  jangan Cuma clingak-clinguk,,,

                  Cukup lihat kekanan dan kiri saja

                  Nggak usah pake nengok kedepan,kebelakang apalagi keatas

                  Hahaha…..

Kalo pesen saya sih,Buat temen-temen yang membaca tulisan ini,silahkan renungkan arti dan maknanya sendiri,tapi untuk kalimat terakhir nggak usah direnungkan,udah keliatan ngawurnya.Terus misalnya,kalo ada bapak-bapak atau ibu-ibu yang berada dalam garda pemerintahan,mohon bacalah dengan seksama penggalan kalimat-kalimat diatas.

Salam : Dari seseorang yang selalu ingin belajar,belajar dan belajar memahami arti kehidupan.

 

 

3 comments on “Menyambut Ramadhan

  1. Alan
    2 Agustus 2011

    Andai saja semua anggota dpr mpr dan para pejabat pemerintah mampu mengurai makna semua pesan gak perlu lagi ad kpk amin.

    • mbaheariel
      2 Agustus 2011

      tapi harusnya Indonesia patut bersyukur dengan adanya KPK,,,
      karena bisa membuka lowongan kerja,,,,,
      coba kalo nggak ada KPK,,pasti pengangguran intelek di Indonesia makin banya pastinya!!!hehehe

  2. MBH PETRUK
    4 Agustus 2011

    WS OQA USAH RENO, AYO SAIKI PODO LAKONONO OPO SING PERINTAHNE SING MAHA KUASA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: