Ngudari Ruwet Renteng

Mencoba memahami kepribadian

Untuk anda : Yang ingin tahu tentang DEWASA


Dalam postingan ini sebenarnya saya tak terlalu banyak menuliskan pesan,nasihatataupun yang disebut sebagai petuah.Tulisan ini berasal dari akun jejaring sosial salah seorang teman saya yang kebetulan memenuhi pemintaan saya untuk membuat satu karya.Hingga akhirnya teman saya tersebut memberi kabar pada saya untk mengambil karya yang dibuatnya di akun jejaring sosialnya.Dan inilah isi tulisannya :

Tersenyum

Saat sesuatu belum bisa kau raih, Tersenyumlah, yakinkan bahwa memang belum saatnya. Hanya perlu mengingat dan percaya : Tuhan selalu punya rencana untukmu, rencana yang tak pernah kau bayangkan sebelumnya, dan kau pun takkan pernah tau kapan, karena Ia, takkan lebih cepat, tapi takkan pernah terlambat.

Saat sesuatu hal menyakitimu, Tersenyumlah, tetap yakinkan dirimu dibalik hal menyakitkan pasti ada hal menyenangkan. Ingat pepatah mencari jarum dalam jerami? Kau pasti terbayang bagaimana perasaanmu saat menemukan jarum itu. Jadi, anggaplah demikian.

Berpikir Positif

Saat kau merasa terasing dan terlupakan, tidakkah kau tau apa yang mereka sedang alami, mungkin masalahmu tak seberat rekanmu, atau mereka sedang dalam keadaan tertekan, atau mereka hanya tak ingin mengganggumu karena mereka menyayangimu dan ingin kau mempunyai waktu pribadimu lebih banyak, tetaplah berpikir positif, perasaan terlupakan membuatmu belajar lebih dalam mengenal dirimu, membuatmu lebih bisa menemukan seperti apakah dirimu yang bahkan sebelumnya tak pernah kau ketahui.

Saat kau memandang sesuatu atau seseorang buruk, lupakan, gantikan kata-kata burukmu dengan kata baik dan tambahkan kata ‘kurang’ di depannya, seperti kau melihat sebuah gaun yang menurutmu sangat buruk, pikirkan bahwa gaun itu kurang cocok dengan kulitmu. Saat kau merasa tingkah laku seseorang tak sesuai denganmu, pikirkan bahwa orang tersebut kurang cocok denganmu, dan kau mungkin akan hanya berlalu tanpa melempar kata-kata tak pantas pada orang tersebut.

Mengalah Untuk Menang

Bayangkan, dalam sebuah perlombaan mendaki gunung, siapa yang lebih menemukan jalan dan sampai di puncak, dialah pemenangnya, seorang peserta tengah berbuat curang dalam pertandingan itu, dan kau mengetahuinya, biarlah, ingat poin pertama dan kedua, kau hanya perlu tersenyum dan berpikir positif, biarkan ia dengan usahanya dan kau tetap dengan usahamu, sekalipun ia menang, ia tak pernah merasakan apa yang kau rasakan, perasaan puas karena berhasil menyelesaikan pertandingan dengan usahamu sendiri tanpa kecurangan, mungkin kau memang kalah dalam pertandingan itu, tapi tahukah kau bahwa sesungguhnya kau sudah menang, atas dirimu sendiri.

Terkadang sebuah kemenangan belum tentu menjadikanmu benar-benar merasakan bahwa kau adalah seorang pemenang. Ada perasaan puas tersendiri saat kau merasa menang dengan mengalah, buktikanlah.

Kepentinganmu Kepentinganku

Dengan kata lain, tidak EGOIS, kalian tentu tau betapa menyebalkannya seseorang yang selalu mengutamakan kepentingan pribadinya sendiri diatas kepentingan bersama. Betap tidak adil hidup saat setiap orang hanya akan mencari cara bagaimana menjadi pribadi yang sempurna dalam segala hal tanpa memikirkan dan menghiraukan bahwa mereka tak hidup sendiri di pijakkan bumi ini. Belajarlah untuk tidak mengutamakan dirimu disaat kau sudah tau bahwa masih ada yang lain, masih ada yang lebih membutuhkan dirimu untuk mereka andalkan.

Kepentinganmu Kepentinganku : tidak sama sekali bermaksud ‘aku harus tau urusanmu!’ sama sekali tidak, yang dimaksud adalah selama bisa membantu, tanpa memikirkan keuntungan untuk diri sendiri, kenapa tidak.

Memotivasi

Saat kau merasa terpuruk dan tak ada satu hal pun lagi yang bisa kau lakukan, ingat lagi bahwa kau sedang bersikap dewasa dengan tetap tersenyum dalam keadaan apapun, tetap berpikir positif dalam kenegatifan, bisa mengalah untuk sebuah kemenangan dan kau tidak sendiri, semua itu akan memotivasi dirimu untuk lebih bisa bangkit dari segala macam keterpurukkan yang kau alami, tunjukkan bahwa kau mampu, dan pasti mampu.

Dengan memotivasi diri, kau tau bagaimana rasanya bangkit dari sebuah jurang keterpurukkan yang dalam dan kau dapat dengan mudah kembali ke permukaan tanpa satu masalahpun yang membuatmu kembali jatuh. Dengan itu pula, kau bisa memotivasi sekitarmu untuk menjadi aura positif yang membangkitkan energi positif untuk tetap dapat bersikap dewasa.

Dan Dewasa Adalah : ketika kau tetap dapat tersenyum diatas tangismu, dan kau tetap berpikir dunia masih akan terus berputar bersamamu, saat kau merasakan kemenangan dari sebuah kekalahan, saat kau mampu membuat segala keegoisan yang ada dalam ragamu, dan semua itu memotivasimu untuk terus berpikir secara dewasa dan bersikap dewasa.

Tertanda,

Aku yang masih belajar untuk menjadi dewasa.

Begitulah yang diucapkannya,,,,,,,,,dia juga sempat bilang “ini isi hati yang lama kupendam,,kini tak lagi terbendung,,,,mungkin isi hatiku bisa bemanfaat untuk karya-kayamu yang berikutnya!!!!” (kalimat sudah ditranslate ke bahasa INDONESIA,,,karena aslinya bahasa jawa).Kata-kata itu pula yang mengilhami saya untuk ingin membongkar apa yang sebenarnya terpendam dalam hati seseorang,yang sebenanya tak ingin mereka ungkapkan.Dalam perenungan kata-kata tersebut mungkin akan lebih melibatkan emosi dan situasi.Tapi coba renungkanlah,,,,,,,apa yang sebenarnya diingikan oleh penulisnya!!!!!!!

4 comments on “Untuk anda : Yang ingin tahu tentang DEWASA

  1. viethasaengi
    7 Oktober 2011

    .bagus bgt tulisa.a…
    .aku jd terinspirasi.
    .mksii ya….

    .oya, boleh aku ngopy ke blog ku?

    • mbaheariel
      8 Oktober 2011

      makasih,,
      n matur thank you udah mampir,,,,

      kalo mau dicopy silahkan,,
      jangan lupa yah cantumin backlinknya….

  2. Rhieta Hendry murniati kantora
    16 Oktober 2012

    Aku jd terhru,, keingat ma ayah. Sungguh kata kata yg luar biasa. Thanks bgt.

    • mbaheariel
      16 Oktober 2012

      Terima kasih,,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 16 April 2011 by in cerpen kaya makna, Heart, Psikologi and tagged , , , , , , , .
%d blogger menyukai ini: