Ngudari Ruwet Renteng

Mencoba memahami kepribadian

Saat Kita Harus Belajar


Saat kerjamu tidak dihargai,maka saat itu kau sedang belajar “KETULUSAN”.Saat usahamu dinilai tidak penting maka saat itu kau sedang belajar “KEIKHLASAN”.Saat hatimu terluka maka saat itu kau sedang belajar “MEMAAFKAN”.Ketika kau mulai lelah dan kecewa ,maka saat itu kau sedang belajar “KESABARAN”.Saat kau merasa sepi dan sendiri maka saat itu kau sedang belajar “KETANGGUHAN”.Ketika kau harus membayar biaya yang sebenarnya tidak perlu kau tanggung,maka saat itu kau sedang belajar “KEMURAHAN HATI”.

jalanilah Itulah sepenggal kalimat yang diucapkan oleh salah satu teman saya dari SMAKOM NGANJUK sesaat sebelum saya pergi meninggalkan kampung halaman untuk menginjakkan kaki di Tanah Perantauan.Dan pada malam setelah kata-kata itu keluar,saya duduk termenung di bangku bambu yang berada iepan rumah orangtua saya.Saya berusaha mmahami apa arti dari kata yang diucapkannya tersebut!!!!Dan dari  apa yang saya dapat dari perenungan itu ,,,,saya benar-benar tidak menyangka bahwa makna kalimat terebut begitu dalam dan bermakna,bahkan saya sempat bingung bagaimana mengungkapkan rasa terima kasih saya kepada teman saya tersebut.Saya lebih tidak percaya lagi ketika saya berpikir kok bisa ya,,,,,,,saya mengartikan kalimat tersebut dan menyimpannya direlung hati terdalam saya?????? Hingga akhirnya saya bisa menuliskan hal ini dan membuatnya jadi postingan di blog pribadi saya yaitu mbaheariel.wordpress.com .Berikut yang berhasil saya dalami dan mungkin bisa bermanfaat bagi anda semua…………

1.KETULUSAN

ketulusanSatu kata yang benar-benar  mengetuk hati saya,ketika saya berhasil memaknai  kata tersebut.Menurut seorang guru yang pernah mengajari saya,untuk mendapatkan hasil maksimal dari apa yang kita lakukan harus didasari dengan kata TULUS dari lubuk hati.Bukan hanya sekedar tulus dalm perkataan tapi juga dibuktikan dalam perbuatan.

2.KEIKHLASAN

just photoSebenernya apa sih itu IKHLAS?????? Menurut buku yang saya baca,ikhlas adalah apabila kita bertindak ataupun melakukan segala sesuatu hanya karena allah.Nah yang jadi masalah pahamkah kita apa itu IKHLAS???? Apakah ikhlas itu hanya sekedar diucapkan???? Ikhlas dalam hal ini berhubungan dengan ibadah,artinya saat menjalani segala sesuatu yang disebut ibadah  harus dijalankan dengan ikhlas tanpa ada beban.

3.MEMAAFKAN

Nah ,,,,,,,,,,,ini adalah bagian tersulit dalam pesan ini,,,,,(tapi ini menurut saya).Lebih banyak orang yang gampang meminta maaf daripada orang yang bisa memberikan maaf.Padahal Tuhan saja yang  Maha segala-galanya mau memaafkan umatnya apabila berdosa.Apakah kita tak mau hanya sekedar memberikan maaf????? Akankah kita terus terjebak dalam idealisme yang kita anut???? Memang ,,,,,,dalam pakteknya kadang sulit melakukan hal tersebut,tapi cobalah pikikan betapa indahnya dunia ini saat kita bisa memberi  maaf.Dan maaf itu bisa memberi kedamaian dalam hati kita.Dengan kata maaf bisa menghentikan pertikaian,dengan kata maaf bisa  hilangkan rasa dendam,dan dengan maaf itu pula api yang berkobar dalam hati akan teredam.

4.KESABARAN

Menjadi seorang pribadi  yang penyabar memang tidak semudah membalik harus sabartelapak tangan.Diperlukan sebuah karakter yang tenang,kuat dan bisa menahan emosi  agar menjadi seorang yang bisa dikategorikan sabar.Kekuatan mentallah yang menjadi tolok ukur tingkat kesabaran seseorang tersebut.Faktor frustasi biasanya yang paling berpengaruh terhadap yang satu ini,dalam saat seperti itulah seorang individu harus bisa berfikir secara matang dan tak hanya mengedepankan emosi,sehingga secara otomatis dalam jiwa akan terlatih dan tercipta kesabaran.

5.KETANGGUHAN

Dalam hal ini saya lebih mengulas tentang ketangguhan mental satu individu untuk menghadapi segala persoalan.Misalnya disaat kita ditinggal seseorang yang paling kita cintai,pasti kita akan merasakan ada sesuatu yang hilang dari dalam diri kita.Dan hal tersebut akan terus menggantung dalam palung jiwa hingga sampai saatnya kita bisa melupakan dan memaknainya sebagai satu hal yang menjadi kodrat kita sebagai ciptaan Yang Maha Kuasa.Dalam kehilangan tersebut rasa sepi dan sendiri akan slalu membayangi,seolah tak ada orang lain yang slalu bisa menemani,layaknya orang yang tlah pergi tersebut.Dan waktupun akan membawa individu tersebut dalam kesedihan dan kemurungan yang pada akhirnya membawa individu itu dalam jurang kegelapan.Nah,,,,,disitulah ketangguhan mental berperan mengatasi masalah,mental akan mempengaruhi jiwa agar selalu berpikir positif,dan tidak terjerumus dalam jurang kesedihan.Dan disitu pula peran karakter sangat berepengaruh,jika individu tersebut tak cukup memiliki karakter yang kuat maka hal tersebut (masalah)akan bepengaruh pada perkembangan jiwanya.

6.KEMURAHAN HATI

Nah…….dalam pembahasan yang terakhir ini,mungkin saya akan sedikit mengupas tentang pendalaman karakter.Kenapa  saya lebih menonjolkan karakter pada bagian terakhir ini??????? Ya,,,,,,karena hanya karakterlah yang akan membentuk seseorang menjadi apa yang ikehendaki dirinya.Misalnya pada penjelasan paling atas disebutkan     “(Ketika kau harus membayar biaya yang sebenarnya tidak perlu kau tanggung,maka saat itu kau sedang belajar “KEMURAHAN HATI”)”.Dalam kalimat itu juga mengajarkan kita menjadi seorang insan yang bertanggung jawab.Artinya seorang  insan dewasa  harus siap memikul tanggung jawab untuk dirinya dan tak hanya tutup mata atas kesulitan yang dihadapi orang disekitarnya.Dalam pembelajaran ini pula seseorang tersebut belajar tentang kepedulian sosial dan empati terhadap sesama.

Nah……………………..untuk akhir postingan ini saya ingin berkata jujur,bahwa saya sebenarnya bukanlah tipe orang yang bisa untuk membuat kalimat-kalimat indah ataupun kata-kata penuh makna dan filosofi layaknya KAHLIL GIBRAN.Dan saya juga bukan tipe orang yang pandai bersyair layaknya CHAIRIL ANWAR.Kalau saya boleh jujur,postingan inipun saya dapat waktu lagi ngelamun,berdasarkan pesan dari salah satu temen saya yang lebih bijak dibanding saya.Dan hasil perenungan itu membuat saya berpikir bahwa nasihat orang yang mengatakan “JANGAN MELIHAT BUKU DARI SAMPULNYA”,dan itu memang benar bahwa pesan bijak tidak harus keluar dari mulut seorang yang lebih dalam segala hal,melainkan dari orang yang mempunyai visi dalam hidupnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 18 Maret 2011 by in cerpen kaya makna and tagged , , , , , , , , .
%d blogger menyukai ini: